"A museum is not a collection, it’s a conversation between generations"

Tentang Museum Benteng Vredeburg

Merekam Sejarah Perjuangan Bangsa

Museum Benteng Vredeburg pada awalnya merupakan benteng kompeni sederhana yang dibangun pada tahun 1760. Benteng ini kemudian diperkuat dan selesai pada tahun 1787 dengan nama Benteng Rustenburg. Penamaan ‘Vredeburg’ diberikan pasca renovasi akibat gempa tahun 1788. Adapun selama pendudukan Jepang, benteng ini berfungsi sebagai barak dan markas militer. Setelah kemerdekaan, benteng ini digunakan oleh berbagai institusi, sebelum akhirnya ditetapkan sebagai museum pada tahun 1992.

Museum Benteng Vredeburg menyimpan ribuan koleksi benda bersejarah yang terbagi dalam empat diorama. Diorama ini tidak hanya menampilkan benda-benda, tetapi juga alur cerita yang runut, dimulai dari masa-masa awal pergerakan nasional hingga masa kemerdekaan. Koleksi ini mencakup:

  • Diorama I: Memuat sejarah dari tahun 1830-1942, meliputi masa Perang Diponegoro, pergerakan Budi Utomo, Sumpah Pemuda, hingga kedatangan Jepang.
  • Diorama II: Berfokus pada masa pendudukan Jepang dan awal kemerdekaan, dari tahun 1942-1945. Diorama ini menggambarkan peristiwa-peristiwa penting seperti Proklamasi Kemerdekaan dan pembentukan BKR (Badan Keamanan Rakyat).
  • Diorama III: Menceritakan periode 1945-1949, di mana perjuangan mempertahankan kemerdekaan mencapai puncaknya. Ada visualisasi mengenai Serangan Umum 1 Maret 1949 dan peran Sri Sultan Hamengkubuwono IX dalam perjuangan ini.
  • Diorama IV: Menggambarkan masa-masa pasca-kemerdekaan, termasuk pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda, hingga peristiwa-peristiwa penting di awal era Orde Baru.

Selain diorama, museum ini juga memiliki koleksi lain seperti senjata tradisional, seragam tentara, alat-alat rumah tangga pada masa lampau, dan foto-foto bersejarah yang menunjukkan wajah-wajah para tokoh penting.

Museum Benteng Vredeburg tidak hanya menawarkan pameran statis, tetapi juga berbagai fasilitas untuk pengalaman yang lebih interaktif:

  • Ruang Diorama: Empat ruang utama yang menyajikan koleksi bersejarah dengan alur cerita yang jelas.
  • Ruang Pameran Tetap dan Temporer: Menampilkan berbagai koleksi dan pameran khusus yang berbeda-beda secara berkala.
  • Perpustakaan: Menyediakan beragam buku dan referensi sejarah bagi pengunjung yang ingin mendalami lebih lanjut.
  • Audio Visual: Ruang khusus untuk menonton film dokumenter yang berkaitan dengan sejarah perjuangan bangsa.
  • Ruang Pertemuan dan Auditorium: Digunakan untuk berbagai acara, seminar, atau diskusi bertema sejarah.
  • Taman dan Lingkungan yang Asri: Area terbuka yang luas dan bersih, cocok untuk bersantai setelah menjelajahi museum.
Koleksi Virtual Tour Museum Benteng Vredeburg

Pilih untuk Membuka Virtual Tour

dio1

DIORAMA 1

Penggambaran peristiwa sejak periode Pangeran Diponegoro sampai masa pendudukan Jepang di Yogyakarta

dio2

DIORAMA 2

Penggambaran peristiwa sejarah Proklamasi Kemerdekaan sampai dengan Agresi Militer Belanda di Indonesia

dio3

DIORAMA 3

Penggambaran peristiwa sejak adanya Perjanjian Renville sampai pengakuan kedaulatan Republik Indonesia Serikat

dio4

DIORAMA 4

Penggambaran peristiwa sejarah pada saat periode Negara Kesatuan Republik Indonesia sampai Masa Orde Baru

presiden sukarno

Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno

"Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya"

Galeri Minirama Museum Benteng Vredeburg

Pilih untuk Membuka Gambar

Sponsored by
lambang um 768x768
logo museum benteng vredeburg

Kunjungi Segera

Kunjungi Museum Benteng Vredeburg secara langsung, untuk menyaksikan seluruh koleksi diorama